Langsung ke konten utama

Punk Marketing



Well, malam ini gue ngerasa ada sesuatu yang berbeda :\ hmm nggak tau itu apa, yang jelas gue heran. Ceritanya...pas gue sampe rumah abis dari gereja nemenin CO dan gue langsung menempatkan diri gue di depan laptop yang gue taro di atas meja belajar gue. Sejenak. Gue langsung diem. Mata gue ngeliat sebuah buku berwarna hijau dengan cover yang menurut gue....hmm ya nggak begitu menarik lah.

Tau nggak judulnya apa?

Judulnya..Punk Marketing. Wetsssssss!!!! Gue langsung nyamber itu buku trus gue pegang dan ternyata......udah berdebu-_____- Please deh nov, udah berapa abad nih ini buku kaga lo sentuh lagi semenjak pertemuan pertama lo sama buku ini di Gramedia? ckckcckk *tepok jidat*

Gue langsung bersihin buku itu sambil gue lap trus gue buka-buka lagi isinya, hmm masih bagus. Disana, ada lipatan halaman, yang gue rasa...waktu itu gue sempet baca ini tapi belum selesai jadi gue kasih batasan halaman. Gue jadi senyum-senyum sendiri kalo inget buku ini. Bukan gara-gara gue gila!-____-

Tapi....jadi inget pertemuan pertama gue sama buku ini hahaa kocak. Agak heran juga sih gue, kenapa buku ini bisa ada di Gramedia? Soalnya menurut gue ini buku frontal abis. Gue suka judulnya..."Punk Marketing" sama kata-kata keterangan di cover depannya "Saatnya anda bangkit dan ikut revolusi!!". Widiiiiih, inget pertama kali gue liat buku ini dan baca kalimat di cover depan, gue ngerasa ada sesuatu yang membakar di dalam sanubari gue *halah apasih*. Iya. Suer gue nggak boong! Nggak tau lah yah, gue bukan orang yang ngerti aliran-aliran musik punk, metal, hardcore, posthardcore lah, grindcore lah, progresive rock lah ya whatever! Gue rasa....buku ini enggak ada hubungannya dengan jenis musik Punk walaupun judul buku ini "Punk Marketing".

But...

Gue baru inget. Jelas aja gue suka baca ini! Tau? Satu hal yang gue suka dari buku ini, buku ini memaparkan seorang pebisnis yang harus Independent a.k.a Do It Yourself. Ya! Mirip sama D.I.Y PUNK kan?

Kata pertama dari buku ini..
"Perlahan kepanikan mulai menyebar" - The Clash

Widih!

Itu komen pertama gue pas buka ini.

Ya. Buku ini emang tentang ekonomi, dan cara berbisnis. Gue sempet mau muntah juga pas baca teori-teori perdagangan di dalamnya. Konsumen-Penjual-Produksi dsb. Bla..bla...blaa...gue nggak ngerti! Tapi, penulis ini menyamakan kebebasan dalam attitude Punk dengan konsep marketing. Ckckckck. Malah di buku ini juga, penulis nyeritain soal band punk legendaris "The Sex Pistols" dengan anti-kemapanannya. Ya. Gue mulai ngerti. Gue rasa disini hubungannya. Penulis mengambil sikap seperti "Punk" yang anti-kapitalisme dan DIY.

Kata terakhir dari buku ini yang paling bikin gue tercengang,
"Jadi, berpikirlah sebelum kau lakukan apa yang mereka katakan. Ini kehidupanmu. Jadi, lakukan caramu sendiri" - Sham 69 (band Punk Inggris sekitar tahun 76) 

Komentar

  1. kira kira di gramedia buku itu masih ada gk ?? jadi tertarik saya :D , kayaknya kurang afdol jadi anak punk klo blm baca tuh buku ... hihi

    BalasHapus
  2. huwaaaah gue nggak tau ri :p coba di cari aja deh, tapi nggak tau ini masuk deretan buku mana. hahahaa

    BalasHapus
  3. Hi, dear.. Nice blog you have! :D I'm followed you......Mind to visit and follow me back? :D


    xoxo,
    http://extraordinarylifeofmine.blogspot.com/

    BalasHapus
  4. Hii :D thankyou for coming :p okeeee :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

#CatatanPerjalanan Paseban Tri Panca Tunggal (Desa Cigugur Kuningan)

Taraaaa!! This is the second observation yuhuuu~ Waktu nyampe di desa ini, kita disambut sama pihak desa ini. Disini masih keturunan kerajaan sunda gitu, cuma lupa namanya apaan :p ini Pimpinan Desa Cigugur (kiri) namanya Ramanda Pangeran Djati Kususuma, punya anak namanya (kanan) Rama Anom. Asli kondisi disini sundaaaaaa banget! Mulai dari makan malamnya, bajunya, sama orang-orang yang ada di keraton itu :D Yg pake baju item-iyem sama iket kepala ini yg nganterin kita kerumah warga-warga yg rumahnya boleh kita tumpangin buat nginep wuehehehhe :p Ditengah-tengah jalan raya, di depan keraton ada patung ini hahahaaa :D Nah di desa ini, kita pada nginep di rumah-rumah warga. Kebagian homestay yg kedua dirumah Bu Murnah yipiiiiiy :p Cringgg!! Penghuni homestay 2 : (kiri-kanan) Gracya Yunita Silitonga, Fransiska Christanti, Tiara Sakti Nurcahyani,  Mentari Apriyani dan saya yg fotoin :p Kocak adalah ketika kita berlima masuk ke dalam rumah bu murna...

#CatatanPerjalanan: Gunung Gede #2958mdpl

Holla! Perkenalkan, perjalanan kali ini, saya menapaki salah satu gunung di Jawa Barat. Sebut saja: Gunung Gede. Pendakian kali ini, saya bersama satu orang teman sekelas saya. Berhubung kami berdua belum ada yang pernah ke Gunung Gede, jadi kami memutuskan untuk pergi bersama teman saya yang sudah sering ke Gunung Gede. Sekilas tentang: Gunung Gede... "Gunung Gede  merupakan sebuah  gunung  yang berada di Pulau  Jawa , Indonesia . Gunung Gede berada dalam ruang lingkup  Taman Nasional Gede Pangrango , yang merupakan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia pada tahun  1980 . Gunung ini berada di wilayah tiga kabupaten yaitu Kabupaten  Bogor ,  Cianjur  dan Sukabumi , dengan ketinggian 1.000 - 3.000 m. dpl, dan berada pada lintang 106°51' - 107°02' BT dan 64°1' - 65°1 LS. Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18 °C dan di malam hari suhu puncak berkisar 5 °C, dengan curah hujan rata-rata 3.600 ...

(ber)Harap Cemas!

Izinkan saya menuangkan sep enggal kata demi kata, yang menyambung menjadi satu kalimat. Menyuarakan aspirasi dari dalam diri, kemudian menggantungkannya ke atas harapan yang melambung tinggi. Hari ini .... 14 MARET 2014 Joko Widodo. Salah satu dari sekian banyak warga negara Indonesia yang resmi menjadi salah satu petarung "politik" di Pemilihan Umum Presiden nanti. Siapa yang belum mengenal Joko Widodo? Mantan Walikota Surakarta, yang kemudian dipercaya sebagai Gubernur DKI Jakarta....hari ini resmi diusung oleh Partai PDI-Perjuangan sebagai Calon Presiden. Menanggapi pemberitaan hari ini, ada dua hal yang menjadi respon banyak masyarakat. Pertama, berharap. Banyak masyarakat yang bersikap optimis, dan menyatakan kegembiraan mereka terhadap diusungnya Joko Widodo sebagai Calon Presiden. Tokoh yang dipandang dan dianggap mampu membawa perubahan yang baru, dengan berbagai keteladanan yang sudah dikerjakan beliau. Banyak masyarakat yang menaruh harapan kepada tokoh ini...