Langsung ke konten utama

Kebijakan Kementrian Pendidikan dan Budaya

Well, siang ini gue bener-bener diperhadapkan dengan sekumpulan berita-berita yg cukup membuat shock. Dari hasil yg gue baca? Ibarat ngeliat bintang kecil, nggak bisa diliat pake mata telanjang. Harus pake teleskop. Ya kaya gitulah! Gilaaaaa.

Gimana nggak "WOW" coba?
Account twitter dari sebuah koran terkemuka di Indonesia memberitakan mengenai sebuah kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). Sekilas, wow! Gue seneeeeeng baca kebijakan ini yg nantinya bisa ngebantu temen-temen Mahasiswa di seluruh Indonesia yg (tidak atau kurang) mampu. Kebijakan baru ini bilang kalau nantinya Mahasiswa hanya akan membayar biaya SPP dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak diizinkan untuk memungut biaya apapun selain SPP.

Hip..hip..hore!!

*seneng nih ceritanya*

Biaya-biaya yg seharusnya dibayar oleh Mahasiswa akan ditanggung pemerintah. Ya gue kurang paham lah konsep perekonomian Indonesia tuh kaya gimana, yg jelas disitu dikatakan bahwa sekian persen dari APBN akan dialokasikan untuk tiap-tiap PTN. Kaya yg gue liat nih ya Universitas Brawijaya, Malang dapet sekitar 80M-an. Ya gue paham sih, sekarang kaya lagi heboh-hebohnya Otonomi Kampus gitu lah namanya, gue juga paham tiap PTN emang punya kebutuhan yg berbeda-beda. Nggak usah jauh-jauh deh kaya PTN di Jakarta aja UNJ. Kalau dibandingin sama Kampus "Yellow Jackets" di Salemba juga udah beda jauh ya hahaaa beda fasilitas :p

Dan yg gue baca lagi, disitu bilang kalau duit untuk tiap-tiap PTN ini bakal cair sebentar lagi, dan Peraturan Menteri (permen) ini akan disahkan pada bulan september 2012. Wew~

Kalau dari pihak masing-masing PTN sih setuju sama kebijakan Kemendikbud yg meringankan Mahasiswa ini, (tapi) Asal.....Kemendikbud bener-bener memperhitungkan kebutuhan masing-masing PTN secara rinci. Hmmm ya harapan gue sih, semoga aja Kemendikbud bener-bener memperhitungkan dan mencairkan uang sesuai kebutuhan masing-masing PTN :\ Jangan karna Mahasiswa nggak bayar biaya gedung atau bangunan jadinya fasilitas buat kuliah dibiarin gitu aja terlantar-______-


Berita yg bikin "WOW" kedua, masih dari Kemendikbud lagi nih. 
Masih tentang Otonomi Kampus dan kewenangan rektor. Yap! Disitu dikatakan bahwa rektor berhak menetukan nilai rapot calon Mahasiswa yg akan masuk PTN tersebut. Intinya, SNMPTN Jalur Undangan jadi satu-satunya gerbang menuju PTN. Wets!! Bravooo hahahaa


Kalo boleh komentar atas berita ini sih, gue nggak setuju banget! nggak setuju banget malah! hahaha~
Nilai rapot menjadi standarisasi masuk PTN? Nggak ngejamin kemurnian nilai kan? Kenyataannya, nilai rapot itu. Soal kemurnian? Hmmm ada temen gue yg komentar dan bilang "bahwa hanya pribadi masing-masing lah yg mampu menjawabnya"

Nah itu dia! Justru karna hanya pribadi masing-masing yg bisa ngejawab soal kemurnian nilai itu. Pantes nih dijadiin standart masuk PTN? Sayangnya, kita selalu memperhatikan "hasil" tanpa melihat "proses" ckckck. Tingkat kecurangan? Ya paling rawan disini lah-____-

Yg gue baca lagi tahun depan jalur masuk PTN itu lewat undangan 50%, 40% jalur mandiri dan sisanya buat angkatan 2011 dan 2012 yg nggak lolos tahun ini. Gilaaaa!! Kasian bener yak-___- Kesempatan buat angkatan 2011-2012 buat masuk PTN itu cuma 10% doang???? -____-


Harapan gue atas kebijakan yg mau disahkan ini sih, semoga udah bener-bener dipikirin dampak baik buruk jangka pendek dan jangka panjangnya. :\



-_________________________________-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#CatatanPerjalanan Paseban Tri Panca Tunggal (Desa Cigugur Kuningan)

Taraaaa!! This is the second observation yuhuuu~ Waktu nyampe di desa ini, kita disambut sama pihak desa ini. Disini masih keturunan kerajaan sunda gitu, cuma lupa namanya apaan :p ini Pimpinan Desa Cigugur (kiri) namanya Ramanda Pangeran Djati Kususuma, punya anak namanya (kanan) Rama Anom. Asli kondisi disini sundaaaaaa banget! Mulai dari makan malamnya, bajunya, sama orang-orang yang ada di keraton itu :D Yg pake baju item-iyem sama iket kepala ini yg nganterin kita kerumah warga-warga yg rumahnya boleh kita tumpangin buat nginep wuehehehhe :p Ditengah-tengah jalan raya, di depan keraton ada patung ini hahahaaa :D Nah di desa ini, kita pada nginep di rumah-rumah warga. Kebagian homestay yg kedua dirumah Bu Murnah yipiiiiiy :p Cringgg!! Penghuni homestay 2 : (kiri-kanan) Gracya Yunita Silitonga, Fransiska Christanti, Tiara Sakti Nurcahyani,  Mentari Apriyani dan saya yg fotoin :p Kocak adalah ketika kita berlima masuk ke dalam rumah bu murna...

#CatatanPerjalanan: Gunung Gede #2958mdpl

Holla! Perkenalkan, perjalanan kali ini, saya menapaki salah satu gunung di Jawa Barat. Sebut saja: Gunung Gede. Pendakian kali ini, saya bersama satu orang teman sekelas saya. Berhubung kami berdua belum ada yang pernah ke Gunung Gede, jadi kami memutuskan untuk pergi bersama teman saya yang sudah sering ke Gunung Gede. Sekilas tentang: Gunung Gede... "Gunung Gede  merupakan sebuah  gunung  yang berada di Pulau  Jawa , Indonesia . Gunung Gede berada dalam ruang lingkup  Taman Nasional Gede Pangrango , yang merupakan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia pada tahun  1980 . Gunung ini berada di wilayah tiga kabupaten yaitu Kabupaten  Bogor ,  Cianjur  dan Sukabumi , dengan ketinggian 1.000 - 3.000 m. dpl, dan berada pada lintang 106°51' - 107°02' BT dan 64°1' - 65°1 LS. Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18 °C dan di malam hari suhu puncak berkisar 5 °C, dengan curah hujan rata-rata 3.600 ...

(ber)Harap Cemas!

Izinkan saya menuangkan sep enggal kata demi kata, yang menyambung menjadi satu kalimat. Menyuarakan aspirasi dari dalam diri, kemudian menggantungkannya ke atas harapan yang melambung tinggi. Hari ini .... 14 MARET 2014 Joko Widodo. Salah satu dari sekian banyak warga negara Indonesia yang resmi menjadi salah satu petarung "politik" di Pemilihan Umum Presiden nanti. Siapa yang belum mengenal Joko Widodo? Mantan Walikota Surakarta, yang kemudian dipercaya sebagai Gubernur DKI Jakarta....hari ini resmi diusung oleh Partai PDI-Perjuangan sebagai Calon Presiden. Menanggapi pemberitaan hari ini, ada dua hal yang menjadi respon banyak masyarakat. Pertama, berharap. Banyak masyarakat yang bersikap optimis, dan menyatakan kegembiraan mereka terhadap diusungnya Joko Widodo sebagai Calon Presiden. Tokoh yang dipandang dan dianggap mampu membawa perubahan yang baru, dengan berbagai keteladanan yang sudah dikerjakan beliau. Banyak masyarakat yang menaruh harapan kepada tokoh ini...